Full width home advertisement

Blog

News

Post Page Advertisement [Top]

Pembangunan konstruksi serta infrastruktur semacam jembatan, bendungan, serta gedung bertingkat sangat erat kaitannya dengan pemakaian beton untuk membuat strukturnya. Beton dibuat dari aggregat kasar semacam pasir, batu split, semen serta aggregat halus semacam air serta kombinasi kimia.


Pembuatan beton wajib penuhi standar yang berlaku, supaya sanggup menahan beban struktur pada bangunan serta sanggup menahan beban tekanan air pada bendungan. Umumnya untuk menentukan kekuatan beton hingga wajib dicoba pengujian.

Pengujian tersebut memakai tata cara uji tekan beton, caranya dengan mencetak sebagian beton berupa silinder buat pengujian, setelah itu beton silinder yang telah jadi hendak diletakan pada mesin. Kemudian besi pada pengujian akan turun untuk membagikan tekanan pada beton tersebut. Nantinya, kekuatan beton hendak nampak pada layar, sehabis dijui hingga beton dapat langsung digunakan buat proses berikutnya. Pengujian ini diucap uji tekan yang umumnya memakai suatu mesin diucap Universal Testing Machine.

retak pada struktur

Pada saat beton telah dipasang pada struktur bangunan, hingga wajib dipantau secara berkala untuk menghindari terbentuknya keretakan pada struktur. Metode melaksanakan pengecekan pada beton yang telah terpasang ialah dengan melaksanakan pengujian langsung di lapangan. Pengujian ini dibagi jadi 2 tata cara ialah Uji Merusak( Destructive Test) serta Uji Tanpa Merusak( Non Destructive Test).


Uji Merusak ( Destuctive Test) merupakan pengujian yang dicoba dengan metode merusak material uji, sehabis itu bakal kelihatan nilai ataupun data dari beton yang diuji. Dalam pengujian Destructive Test, karena sifatnya merusak sehingga material yang sudah di uji tidak bisa digunakan lagi.

Uji Tanpa Merusak ( Non Destructive Test) merupakan pengujian yang dicoba tanpa wajib merusak material uji buat memperoleh data ataupun nilai. NDT pula dapat digunakan untuk pengujian struktur pada gedung bangunan, jembatan ataupun dermaga.


Mengenal Ultrasonic Pulse Velocity Test


Instrument NDT yang biasanya digunakan untuk menguji mutu beton adalah Ultrasonic Pulse Velocity Test (UPVT), pengujian ini menggunakan gelombang ultrasonic yang merambat didalam struktur beton. Alat ini bekerja dengan sensor transmitter transducer ditempatkan pada permukaan beton, 

setelah itu gelombang ultrasonic akan membaca material beton dan menuju sensor Sensor Receiver Transducer, waktu tempuh antara gelombang trasnmiiter ke receiver juga akan di hitung.


ultrasonic pulse velocity test

Nilai yang akan muncul pada alat UPV Test , selanjutnya nilai tersebut diinput ke komputer menggunakan data logger yang selanjutnya dikonversi menjadi grafik sehingga mudah di analisa dan dapat memberikan kesimpulan dari pengujian tersebut. Jika anda membutuhkan jasa ultrasonic pulse velocity test, Testindo adalah solusinya, testindo memiliki tim berpengalaman dalam melakukan jasa pengujian mutu beton dengan alat UPVT. 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib